Loading...

Anda "Belum" Ke Bali, Kalau Belum Foto Selfi Di Tempat Ini

Loading...
Loading...

10 Tempat Wisata Anti Mainstream di Bali



Sedang berada di Bali untuk liburan? Atau baru masih merencanakan perjalanan wisata ke Bali? Tenang saja, Pulau yang satu ini memiliki banyak sekali lokasi wisata menarik yang bisa Anda kunjungi. Namun, dari sekian banyak lokasi wisata Bali yang sudah terkenal kemana-mana, berikut ini ada 10 tempat wisata anti mainstream Bali yang bisa jadi alternatif pilihan wisata Anda saat berada di Pulau Dewata ini!

1. Cliff Jump Point

Menepi sejenak dari keriuhan Bali, maka anda bisa menuju Nusa Ceningan. Pulau berukuran kecil ini juga ternyata memiliki daya tarik tersendiri, dan pastinya ada sebuah spot yang dinamai Cliff Jump Point. Dari namanya maka anda akan langsung paham kenapa ada kata “Jump”. Anda akan merasakan sensasi meloncat dari tebing curam ke arah lagoon yang terhubung dengan laut bebas. Laut biru yang jernih dan ombak yang tak terlalu besar akan membuat aksi loncat meloncat semakin seru.

2. Air terjun Gitgit

 

Berbicara tentang Bali tentu saja tidak melulu berhubungan dengan pantai. Ada juga beberapa destinasi wisata alam lainnya yang bisa disambangi. Air terjun Gitgit misalnya. Air terjun yang berada di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng ini terletak kurang lebih 11 km dari Singaraja. Dengan ketinggian 35 meter dan di dapuk sebagai air terjun tertinggi di Bali ini lumayan nyaman dikunjungi dengan kawasan rimbun di sekitarnya membuat pengalaman berbeda saat berada di Bali.

3. Taman Ujung, Bekas Kerajaan Karangasem

 

Sejarah Bali sebagai wilayah kerajaan masih jelas terlihat dari peninggalan Kerajaan Karangasem yang hingga saat ini masih berdiri kokoh dan terawat. Taman Ujung adalah sisa peninggalan dari Kerajaan karangasem yang dulunya berupa istana air dan dibangun sekitar 1921 oleh Raja Karangasem I Gusti Bagus Jelantik. Dari luas awal sekitar 400 hektar, sekarang luasnya hanya berkisar 10 hektar karena lahan yang dibagi-bagikan kepada masyarakat sekitar. Saat ini Taman Ujung ini masih bisa dinikmati dan dibuka untuk umum.

4. Seawalking di Pantai Sanur

Ada kegiatan lain selain menikmati suasana pantai ketika berada di Pantai Sanur. Anda bisa mencoba berjalan-jalan di dalam air. Kegiatan ini berbeda dari diving atau snorkeling karena anda benar-benar akan jalan-jalan di dalam air di kedalaman 7 meter menggunakan sebuah helm untuk bernafas. Selama berada di dalam air anda akan dipandu dengan instruktur berpengalaman. Merasakan langsung suasana dalam air selama 30 menit menikmati lebih dekat ikan-ikan dan air jernih kebiruan adalah pengalaman yang tak terlupakan.

5. Air Terjun Tegenungan


Selain Air Terjun Gitgit, ada juga Air Terjun Tegenungan di kawasan Bali. Air terjun ini berada sekitar 30 menit dari Kota Denpasar. Anda akan terpana dengan air yang begitu deras meskipun ketinggiannya tergolong rendah. Anda bisa bermain air dan mandi di area Air Terjun Tegenungan ini. Ditambah alam sekitar yang masih asri membuat tempat ini layak untuk dikunjungi.

6. Devil Tears


Tak hanya memiliki ombak pantai yang kalem, Bali juga punya pantai dengan ombak yang cukup agresif. Salah satunya adalah ombak di Nusa Lembongan. Dengan nama tenar Devil Tears, anda akan merasakan hempasan ombak di karang setinggi 15 meter. Bebatuan di dekat pantai bisa diakses dengan mudah sehingga anda bisa langsung merasakan guyuran dan hempasan waterblow yang dahsyat di pantai ini. Pengalaman menarik dan istimewa.

7. Pantai Lovina


Keunikan di Pantai Lovina ini adalah anda bisa menyaksikan lumba-lumba berenang setiap pagi. Ada ratusan lumba-lumba di lepas pantai Lovina yang selalu menampakkan diri sekitar jam 6 sampai jam 8 pagi. Apalagi jika anda menaiki perahu dan berada lebih dekat dengan para lumba-lumba, tentunya sangat mengasyikan.

8. Pantai Gunung Payung


Pantai Gunung Payung terletak di Desa Kutuh, Kuta Selatan dan masih satu lokasi dengan Pura Gunung Payung. Lokasinya memang tersembunyi di antara tebing-tebing. Anda harus menuruni sekitar 300 anak tangga untuk bisa mencapai bibir pantai. Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan di pantai pasir putih ini. Mulai dari berselancar, berjemur, berenang, bahkan memperhatikan aktivitas warga lokal. Pengunjungnya juga masih tergolong sedikit mungkin karena akses menuju ke bibir pantai sedikit sulit.

9. Pantai Green Bowl


Hampir mirip dengan Pantai Gunung Payung, Pantai Green Bowl ini berada tersembunyi dalam damai tebing-tebing tinggi. Untuk bisa ke bibir pantai harus mengakses jalan setapak menuruni tebing. Tapi tentu saja sensasi yang di dapatkan akan sepadan karena di pantai ini anda juga bisa melihat peselancar melancarkan aksinya. Dinamai Green Bowl karena ketika air laut surut maka pantai akan berubah menjadi karang penuh lumut yang menyerupai mangkuk.

10. Desa Adat Panglipuran


Berada di Desa Adat Panglipuran ini seperti melihat Bali yang masih asli. Desa yang berada di ketinggia n700 mdpl ini memiliki hawa yang sejuk. Tapi tentu saja daya tariknya tak hanya soal hawa sejuk yang ditawarkan. Rumah-rumah yang ada di desa ini memiliki arsitektur bangunan Bali Asli. Semakin asri dengan balutan hutan bambu di sekelilingnya. Desa ini dibagi menjadi 3 bagian, yaitu Utama Mandala, Madya Mandala, dan Nista Mandala. Desa ini dibuka untuk para wisatawan yang ingin melihat suasana desa asli dengan sentuhan khas Bali.

 

Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel